Tanda Dan Gejala Penyakit Lupus
Home » » Tanda Dan Gejala Penyakit Lupus

Tanda Dan Gejala Penyakit Lupus

Lupus adalah penyakit autoimun, yaitu penyakit yang terjadi pada sistem kekebalan tubuh. Normalnya, kekebalan tubuh kita berfungsi untuk melindungi tubuh dari serangan bakteri, virus atau benda asing lainnya tetapi pada penderita lupus kekebalan tubuhnya justru menyerang dirinya sendiri. Sistim kekebalan tubuhnya error sehingga sudah tidak bisa mengenali mana kawan dan mana lawan. Akibatnya, organ tubuh diserang dan dirusak olah tubuh kita sendiri. Ibarat senjata makan tuan.

Penyakit Lupus sulit dideteksi pada tahap awal. Mengapa? Karena tidak ada gejala khusus pada orang yang terkena Lupus. Dijuluki great imitator (peniru ulung) karena gejalanya mirip penyakit lainnya tergantung organ mana yang terserang, sehingga pasien seringkali datang ke dokter umum dan ahli yang beragam tetapi tidak kunjung sembuh. Disebut juga penyakit seribu wajah karena tidak ada gejala yang khas, antara satu penderita dengan penderita lainnya tidak ada gejala yang serupa, meskipun organ yang diserang mungkin sama.

Tanda Dan Gejala Penyakit Lupus

Tanda Dan Gejala Lupus


Meskipun hingga saat ini penyebabnya belum diketahui secara pasti tetapi para ahli sepakat bahwa penyakit ini tidak menular, maka jangan takut berdekatan bahkan merawat orang dengan lupus. Ada yang menduga, faktor keturunan menjadi salah satu penyebabnya tetapi faktanya hanya 10% pasien yang memiliki riwayat lupus dalam keluarganya. Penyebab lain yang sering disebut adalah sinar ultraviolet, bahan kimia, obatobatan tertentu, stres dan hormon.

Yang menarik adalah, penyakit ini banyak menyerang kaum wanita 10 – 15 kali lebih sering dibanding laki-laki. Bisa menyerang semua usia terutama usia reproduksi aktif.

Umumnya, lupus baru terdiagnosa setelah dokter secara bertahap mempelajari rekam medik dan riwayat kesehatan pasien, riwayat keluarga dan menggabungkan dengan berbagai keluhan dan gejala yang ada. Kemudian dilakukan berbagai tes laboratorium sebelum memastikan diagnosa.

Gejala yang timbul sangat bervariasi, antara lain : Sakit pada sendi dan tulang, demam berkepanjangan (tetapi bukan karena infeksi), merasa cepat lelah / lemah berkepanjangan, ruam (bercak) pada kulit, yang makin parah jika terkena matahari. Bercak merah pada wajah yang berbentuk kupu – kupu (butterfly flash), sensitif terhadap matahari, anemia, penurunana berat badan tanpa sebab, gangguan ginjal (kebocoran ginjal), sakit dada terutama jika bernafas dalam, pembengkakan kelenjar, rambut rontok, ujung jari pucat/kebiruan, sakit kepala, sariawan berulang, kejang, keguguran.

Mendiagnosis Lupus


Oleh karena gejalanya yang sangat beragam dan berbeda antara pasien satu dan lainnya, maka dokter biasanya akan mencurigai dan mengarah ke diagnosa lupus jika menemukan 4 dari 11 gejala lupus yang khas, yaitu :

  1. Ruam kupu-kupu/ butterfly rash pada wajah (pipi dan pangkal hidung) 
  2. Ruam pada kulit 
  3. Luka pada mulut (biasanya tidak menimbulkan nyeri) 
  4. Cairan di sekitar paru-paru, jantung, dan organ lainnya 
  5. Artritis ( radang sendi) 
  6. Kelainan fungsi ginjal - kadar protein dalam air kemih >0,5 mg/hari atau +++ - adanya elemen abnormal dalam air kemih yang berasal dari sel darah merah/putih maupuan sel tubulus ginjal 
  7. Fotosensitivitas (peka terhadap sinar matahari) 
  8. Kelainan fungsi saraf atau otak (kejang atau psikosa) 
  9. Hasil pemeriksaan darah positif untuk antibodi antinuklear 
  10. Kelainan imunologis (hasil positif pada tes anti-DNA rantai ganda, tes anti-Sm, tes antibodi antifosfolipid; hasil positif palsu untuk tes sifilis) 
  11. Kelainan darah - Anemia hemolitik atau - Leukopenia (jumlah leukosit <4000 sel/mm?) atau - Limfopenia (jumlah limfosit < 1500 sel/mm?) atau - Trombositopenia (jumlah trombosit <100.000/ mm?).

Karena penyebabnya belum jelas, para ahli belum bisa menemukan obatnya. Pengobatan diberikan hanya untuk mengurangi gejala saja, serta menjaga agar fungsi tubuh tetap normal. Pemberian obat sangat tergantung pada organ mana yang terserang dan tingkat keparahannya. Karena itu pengobatan bisa berbeda pada tiap individu. Obat – obatan yang umumnya dipakai adalah anti radang, kortikosteroid, asetaminofen dan anti malaria (hydroxycloroquine).

Jika penderita sangat sensitif terhadap sinar matahari, sebaiknya pada saat bepergian menggunakan tabir surya, pakaian panjang ataupun kacamata. Peran dan dukungan keluarga sangat penting mengingat penyakit ini bersifat kambuhan, kadang hilang tetapi bisa kambuh kembali terutama jika penderita stres, kelelahan atau depresi.

Sumber: dr. S. Anggapratiwi, MKes, Poliklinik KP DJBC


Tanda Dan Gejala Penyakit Lupus - Kumau Info

0 comments:

Posting Komentar

Komentar di Moderasi dan Tidak menerima Link Aktif - Promosi

Copyright © 2015. Kumau Info. All rights reserved