Sukses Berkat Potongan Bambu
Home » » Sukses Berkat Potongan Bambu

Sukses Berkat Potongan Bambu

Roni Dwi Wijayanto warga Desa Pehkulon, Kecamatan Papar Kabupaten Kediri saat makan di dapur sambil menjaga api di tungku agar tidak padam, merenung dan memandang potongan kayu dan bambu yang akan dibakar.


Potongan kayu dan bambu akan habis menjadi abu yang tidak berguna. Dari situ Roni berpikir, bagaimana supaya potongan bambu yang banyak ini berguna dan bermanfaat? Akhirnya Roni mendapatkan suatu ide untuk menciptakan lampu hias dari bahan dasar bambu.

Sukses Berkat Potongan Bambu

Sukses Berkat Potongan Bambu


Dengan niat dan langkah mantap, Roni berusaha membuat potongan bambu yang banyak tumbuh di desanya menjadi lampu hias yang menarik. Alhasil, karyanya itu lama kelamaan menjadi perhatian dilingkungan sekitar rumahnya apalagi banyak yang order untuk di buatkan lampu hias, nah dari situlah Dia memantapkan niat untuk membuat lampu hias secara massal untuk dijadikan bisnis usaha.

Lambat laun, Roni telah berupaya mengembangkan karyanya dengan menambah model dan beragam jenis lampu hias, akhirnya saat ini Roni bisa memperoleh omset hingga 5 juta perbulan. Harga tiap kerajinannya di jual dengan harga yang berbeda, bergantung dari jenis serta kesulitan dalam pembuatannya, mulai dari Rp. 25.000 sampai Rp. 250.000.

Sampai saat ini Roni menjelaskan ketika sudah ada 10 jenis model lampu yang terdiri dari lampu hias tempel dan lampu hias duduk. Kerajinannya semakin terkenal karena sering mengikuti pameran-pameran UKM.

Saat Roni yang sebelumnya tak mempunyai pekerjaan tetap telah dapat mencukupi keperluan rumah tangganya. semoga kedepannya usaha yang di bangun semakin besar, melimpahnya bahan baku lalu tenaga kerja yang semakin banyak menjadikan Roni mempunyai mimpi besar untuk dapat mengekspor kerajiannya ke manca negara.

Tidak hanya berkarya pada lampu hias, Roni bahkan telah melebarkan bisnisnya dalam hal pembuatan bangunan contohnya depot dan kafe yang bersumber dari bambu, bahkan kursi juga dari bambu. Sampai saat ini masalah yang di temui cuma1, yaitu terbatasnya peralatan.

Dari cerita saudara Roni di atas bisa kita jadikan sebagai inspirasi saat sebuah ide usaha dapat terbersit kapanpun meskipun sesuatu yang tidak terduga, asalkan kita cermat saat memahami lingkungan sekitar, selain itu usaha, kerja keras dan pantang menyerah adalah hal yang harus kita kerjakan untuk mencapai kesuksesan.

Inspirasi bisnis dapat datang kapan saja dan bersumber dari arah mana saja, kita tidak akan tahu apa yang nantinya terjadi di kemudian hari, apalagi dalam kondisi yang tidak terduga pun kita dapat mendapatkan sebuah inspirasi bisnis dan usaha.

Contohnya Saudara Roni Dwi Wijayanto misalnya, ini berhasil meembuka bisnis dari potongan bambu yang bisa dikatakan tidak terpakai. 

Seperti yang ditulis Kang Bas di https://forum.maxmanroe.com

0 comments:

Posting Komentar

Komentar di Moderasi dan Tidak menerima Link Aktif - Promosi

Copyright © 2015. Kumau Info. All rights reserved