Sejarah Pencatatan Saham PT Mayora Indah di Bursa Efek

PT MAYORA INDAH yang didirikan pada tahun 1977 di Tangerang, target pemasaran awal hanya untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya. Namun setelah mampu memenuhi pasar Indonesia, maka PT Mayora Indah melakukan Penawaran Umum Perdana dan menjadi perusahaan publik pada tahun 1990 dengan target konsumen Asean.

Pencatatan Saham PT Mayora Indah

Pencatatan Saham PT Mayora Indah

Semua saham yang beredar itu dicatat pada PT. Bursa Efek Indonesia dengan code perdagangan MYOR, dan sudah 2 kali melakukan Penawaran Umum Terbatas ke beberapa Pemegang Sahamnya, telah 3 kali membagi Dividen Saham, 2 kali membagi Dividen Bonus. Dan 2 kali lakukan perpecahan nilai nominal saham (stok split). Dan telah menjadi bagian dari Laporan keuangan Mayora setiap akhir tahun.

Secara lengkap, urutan pendataan saham dan peralihan jumlah saham dari sejak awalnya pendataan sampai tahun akhir 2017, dan nama Bursa Efek di mana beberapa saham itu dicatat ialah sebagai berikut :

Pencatatan Tahun 1990

Melaksanakan Penawaran Umum Pertama dengan jual 3.000.000 (3 juta) saham dengan nilai nominal Rp. 1.000,(seribu Rupiah), ditawarkan pada harga Rp. 9.300,(sembilan ribu tiga ratus Rupiah) per saham. Saham itu dicatat pada Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya. Jumlah saham Perseroan keseluruhannya waktu itu ialah 21.000.000 (dua puluh satu juta) saham.

Artikel Kumau Info lainnya yang menarik:   LinkAja, Cara Mudah Bayar Telepon Rumah

Pencatatan Tahun 1992

Mencatat Dividen saham untuk tahun buku yang usai di tahun 1991 sekitar 10.500.000 (sepuluh juta lima ratus ribu) saham yang dibagi dengan perbedaan tiap pemegang 2 (dua) saham, memiliki hak memperoleh 1 (satu) saham dividen.

Pencatatan Tahun 1992

Melaksanakan Penawaran Umum Terbatas Pertama dengan tawarkan 63.000.000 (enam puluh 3 juta) saham dengan nilai nominal Rp. 1.000,- (seribu Rupiah), dengan perbedaan tiap pemegang 1 (satu) saham lama memiliki hak beli 2 (dua) saham baru.

Pencatatan Tahun 1993

Membagi dividen saham untuk tahun buku yang usai di tahun 1992 sekitar 3.780.000 (3 juta tujuh ratus delapan puluh ribu) saham dengan perbedaan tiap pemilik 25 (dua puluh lima) saham lama memiliki hak memperoleh 1 (satu) saham dividen dengan nilai nominal Rp. 1.000,(seribu Rupiah) per saham.

Pencatatan Tahun 1994

Lakukan Penawaran Umum Terbatas Ke-2 dengan menjual 24.570.000 (dua puluh 4 juta lima ratus tujuh puluh ribu) saham, di mana tiap pemegang 4 (empat) saham lama memiliki hak beli 1 (satu) saham baru.

Artikel Kumau Info lainnya yang menarik:   Potensi Bekerja Di Bank

Pencatatan Tahun 1994

Dividen saham untuk tahun buku 1993 dibagi sekitar 4.914.000 (4 juta sembilan ratus empat belas ribu) saham dengan perbedaan tiap pemegang 25 (dua puluh lima) saham mendapat 1 (satu) saham dividen.

Pencatatan Tahun 1995

Saham Bonus yang dibagi sekitar 255.528.000 (dua ratus lima puluh 5 juta lima ratus dua puluh delapan ribu) saham dengan perbedaan tiap pemegang 1 (satu) saham memperoleh 2 (dua) Saham Bonus.

Di tahun 1995 ini, Perseroan lakukan Perpecahan Nilai Nominal Saham (Stok Split) dari nilai nominal Rp. 1.000,- (seribu Rupiah) per saham jadi nominal Rp. 500,- (lima ratus Rupiah) per saham.

Saham Bonus diberi berbentuk nominal baru hingga pendataan saham pada PT. Bursa Dampak Jakarta dan PT. Bursa Dampak Surabaya yang dari Saham Bonus ini sejumlah 511.056.000 (lima ratus sebelas juta lima puluh enam ribu) saham. Jumlah Saham Tersebar semuanya jadi 766.584.000 (tujuh ratus enam puluh 6 juta lima ratus delapan puluh empat ribu) saham.

Pencatatan Tahun 2013

Perseroan kembali membagi dan mencatat Saham Bonus sekitar 127.763.989 (100 dua puluh 7 juta tujuh ratus enam puluh tiga ribu sembilan ratus delapan puluh sembilan) saham dengan perbedaan tiap pemegang 6 (enam) saham memperoleh 1 (satu) Saham Bonus.

Artikel Kumau Info lainnya yang menarik:   Tips Cerdik Mengelola Gaji Kecil dengan Bijak

Karena itu, jumlah saham Perseroan jadi sekitar 894.347.989 (delapan ratus sembilan puluh 4 juta tiga ratus empat puluh tujuh ribu sembilan ratus delapan puluh sembilan) saham.

Pencatatan Tahun 2016

Perseroan kembali lakukan Perpecahan Nilai Nominal Saham (Stok Split) dengan perbedaan 1 (satu) saham lama jadi 25 (dua puluh lima) saham baru, atau dari nilai nominal Rp. 500,- (lima ratus Rupiah) per saham jadi nominal Rp. 20,- (dua puluh Rupiah) per saham.

Dengan begitu, semua jumlah saham Perseroan yang dicatat sekarang ini sejumlah 22.358.699.725 (dua puluh dua miliar tiga ratus lima puluh 8 juta enam ratus sembilan puluh sembilan ribu tujuh ratus dua puluh lima) saham.

Harga saham pada penutupan perdagangan tahun 2016 ialah Rp. 1.645,- (seribu enam ratus empat puluh lima Rupiah).

 

Sejarah Pencatatan Saham PT Mayora Indah di Bursa Efek

You May Also Like

About the Author: Kumau Info

Blogger yang ikut meramaikan dunia maya dengan informasi dan pengetahuan berdasarkan sumber terpercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *