5 Desember 2017

Sisi Mengejutkan Dari Tiga Negara Ini


Tiongkok, Korea Selatan dan Mesir bisa diibaratkan sebagai Macan Asia. Selain pertumbuhan ekonominya yang sangat pesat, keempat negara itu juga memiliki kultur yang unik dan otentik.

Pada tahun 1960-an keempat negara itu secara ekonomi setara dengan Indonesia. Namun sekarang perekonomian ketiga negara itu tumbuh hingga 40.000 persen jauh meninggalkan Indonesia. Mereka tidak membangun negara semalam saja. Mereka membiasakan diri belajar dan bekerja sampai jam 03.00 dini hari.

Hal tersebut menarik perhatian tiga penulis sekaligus traveller, Junanto Herdiawan, Sophie Mou dan Muhlashon Jalaluddin. Mereka menguak sisi sederhana namun mengejutkan dari ketiga negara ke dalam buku Shocking Series yaitu Shocking China, Shocking Mesir, Shocking Korea.


Shocking book Dari Tiga Negara Ini

Sophie Mou dalam buku Shocking China misalnya. Perempuan yang berdomisili di Beijing itu mengaku pernah mendapat surat tilang sebanyak 72 lembar dalam kurun waktu setahun. Padahal, editor Shocking Series itu merasa tidak pernah ketahuan polisi ketika melanggar peraturan lalu lintas. Ternyata di setiap sudut jalan raya Beijing ada CCTV. Pantas saja jarang ada polisi berkeliaran di jalan.

Bertolak belakang dengan Negeri Tirai Bambu yang sangat disiplin, di Mesir justru lalu lintas jalan raya tergolong sangat berantakan. Pengguna jalan terbiasa mentaati peraturan hanya ketika ada polisi saja. Di luar itu, mereka mengacuhkan ramburambu lalu lintas.

Begitu pula, para penyeberang jalan yang seenaknya melintasi jalan raya tanpa menoleh ke kanan ke kiri. Uniknya, justru angka kecelakaan lalu lintas relatif rendah. Mereka sudah terbiasa hidup dengan ketidakteraturan seperti itu. Traffic light ada tapi tidak begitu dihiraukan.

Pengalaman paling mengejutkan diuraikan oleh Junanto Hermawan dalam buku Shocking Korea. Di beberapa negara, para remaja pasti menganggap penting perayaan sweet seventeen. Kebanyakan pergantian usia ke-17 itu dirayakan dengan pesta atau syukuran.

Tidak demikian di Korea, para remaja justru memanfaatkan momen spesial itu dengan melakukan operasi plastik. Maklum, di Korea Selatan tradisi operasi plastik bukan sekadar kepentingan estetika belaka tapi sudah menjadi mode atau tren. Jadi kemungkinan sangat sulit menemukan perempuan Korea yang benar-benar original tanpa sentuhan operasi plastik.

Terlepas dari berbagai tradisi yang mengejutkan dan tidak biasa, banyak habitus yang bisa dipelajari dari keempat negara itu. Baik Korea, Tiongkok dan Mesir membangun negara yang besar dan terpandang tidak dilakukan sehari dua hari. Budaya bekerja keras wajib dilaksanakan supaya tidak ketinggalan.


Shocking Book dari Tiga Negara

0 comments

Posting Komentar

Komentar di Moderasi dan Tidak menerima Link Aktif - Promosi