Duta UNICEF Untuk Indonesia

UNICEF pertama kali membantu Indonesia pada tahun 1948, yang kala itu berfokus pada penyediaan bantuan darurat untuk mencegah kelaparan di pulau Lombok. Kemudian, pada tahun 1949 perjanjian kerja sama resmi pertama ditandatangani dengan Republik Indonesia untuk membangun dapur susu di Yogyakarta, pusat pemerintahan baru pada waktu itu.

Selama beberapa dekade berikutnya, peran dan upaya UNICEF di Indonesia telah berkembang dan mencakup area program yang lebih luas yang semuanya bertujuan untuk membantu Indonesia mewujudkan hak-hak anak-anak dan perempuan. Oleh karena itu, UNICEF memilih orang yang dianggap mampu sebagai Duta UNICEF untuk Indonesia.

Duta UNICEF Untuk Indonesia

Ferry Salim

Ferry Salim ditunjuk oleh UNICEF (United Nations Children’s Fund) sebagai duta nasional untuk Indonesia pada tahun 2004. Alasan Unicef adalah Ferry Salim memiliki komitmen terhadap anak-anak.

Tugas Ferry Salim adalah melakukan kampanye dan sosialisasi kepada warga yang bermukim di pelosok Indonesia, untuk mendapatkan kehidupan dan pendidikan yang layak bagi anak-anak.

Ferry akan memberikan, memberikan arahan soal pentingnya sekolah buat anak-anak. Pentingnya orangtua menjaga kesehatan anak-anaknya, semua anak -anak harus mempunyai akte lahir, sampai soal cuci tangan. Kemudian bahaya HIV/Aids, lalu pendidikan, semuanya.

Selama menjadi duta nasional Unicef, Ferry Salim menceritakan pengalamannya lewat instagramnya

Kita yang tinggal di kota besar tidak menyadari bahwa masih banyak saudara kecil kita yang hidup dalam kesusahan. Fasilitas pendidikan yang kurang memadai, pelayanan kesehatan yang belum maksimal dan banyak hal lain yang belum pernah terbayangkan oleh kita terjadi pada anak-anak di pelosok daerah.

Foto ini adalah saat saya mengunjungi Wamena, bertemu dengan anak-anak disana bertukar cerita dan menyemangati mereka untuk tetap memandang masa depan dengan optimis.

 

Saya percaya bahwa sebagian besar dari kita pasti tergerak hatinya untuk mengulurkan tangan memberikan donasi untuk membantu kesejahteraan mereka. Besar atau kecil donasi anda pasti tetap akan berguna dan Tuhan pasti akan membalas semua kebaikan hati anda dengan caranya yang Maha segalanya.

Bantulah anak-anak Indonesia melalui UNICEF ke www.unicefindonesia.org. Untuk cara berhenti donasi Unicef dapat menghubungi layanan donatur.

Nicholas Saputra

Aktor Nicholas Saputra dipilih sebagai Duta UNICEF Indonesia 2019. Tugasnya menyuarakan pesan-pesan tentang hak-hak anak di negeri ini, terutama di kalangan pesohor. Nicholas dipilih karena memiliki rekam jejak yang baik dalam karya dan kehidupan pribadinya.

Nicholas Saputra

Selain aktor, Nicholas merupakan pegiat lingkungan yang memiliki karier baik serta berani bersuara untuk kemanusiaan. Sebagai pegiat lingkungan, Nicholas memiliki tugas khusus dalam menyandang Duta Nasional UNICEF, yaitu membantu kampanye terkait sanitasi yang aman dan akses air bersih.

Sementara itu, Nicholas mengatakan kesediaannya menjadi Duta Nasional UNICEF Indonesia tidak lepas dari kegiatannya di bidang lingkungan hidup selama ini. Menurutnya, permasalahan lingkungan bisa diselesaikan bila Indonesia memiliki generasi yang peduli dengan lingkungan.

“Waktu, kesamaan interest, keseriusan sebuah lembaga, itu menjadi pertimbangan saya juga untuk bisa ikut terlibat. Saya mau memastikan bahwa ini bisa memberikan impact yang luas bagi apapun yang saya suarakan,” ungkap Nicho mengenai alasannya bergabung, seperti yang dikutip pada laman SEO Kecil.

Jika kamu memiliki pandangan yang sama dengan mereka berdua, silahkan bergabung menjadi donatur UNICEF Indonesia. Dan jika pun ingin berhenti, ada cara berhenti donasi Unicef yang dapat dilakukan dengan mudah.

Duta UNICEF Untuk Indonesia

About the Author: Kumau Info

Blogger yang ikut meramaikan dunia maya dengan informasi dan pengetahuan berdasarkan sumber terpercaya.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *