daftar iklan mgid

Lomba Balap Burung Merpati Kolongan

Tidak sedikit orang yang menyukai burung, baik untuk sekedar dipelihara maupun sengaja untuk diternakkan. Kebanyakan orang memelihara burung mungkin karena terlihat indah bentuknya atau mungkin suara burungnya yang enak didengar. Dan kalau sudah hobi sulit untuk ditinggalkan atau dilupakan, walaupun terkadang harus mengorbankan waktu bahkan dana yang tidak sedikit untuk memeliharanya.

Balap Burung Merpati

Ternyata burung peliharaan tidak hanya untuk didengar suaranya atau melihat keindahan burungnya, tetapi ada juga yang dilombakan, salah satunya adalah burung merpati atau burung dara. Burung merpati memang dikenal jinak, sampai ada istilah “jinak-jinak merpati” dan inilah awal dasar membuat pemiliknya untuk bisa melatih burung tersebut menjadi sesuatu yang diinginkan, termasuk untuk dilombakan.

Lomba Balap Burung Merpati

Sebenarnya ada beberapa komunitas yang terbagi dalam jenis permainan merpati itu sendiri. Jadi permainan merpati yang dilombakan bisa dikelompokan menjadi dua bagian yaitu merpati balap dasar dan merpati balap tinggian.

Pada lomba merpati balap dasar yang dilombakan adalah kecepatan burung setelah dilepas dari kejauhan jarak 500-1000 meter untuk bisa sampai ke joki geber paling cepat, dan biasanya burung terbang rendah paling tinggi rata-rata tidak lebih dari 10 meter.

Sedangkan pada lomba merpati balap tinggian yang dilombakan adalah burung merpati terbang tinggi kemudian setelah sampai di atas joki burung digeber bersama dan yang menang adalah burung yang sampai pertama kali di tanah dalam patek joki.

Merpati balap tinggian sendiri dibedakan menjadi tiga kelompok yaitu merpati tomprang, merpati kentongan dan merpati kolongan.

Merpati Tomprang

Merpati yang dilombakan dilepas pada jarak 3-5 Km, kemudian burung terbang tinggi menuju posisi joki, setelah sampai di atas joki baru digeber bersama, dan pemenangnya adalah burung yang lebih dulu menyentuh tanah (patek) joki masing-masing.

Merpati Kentongan

Hampir sama dengan merpati tomprang, bedanya hanya tidak ada joki yang geber, burung setelah dilepas berlomba untuk sampai lebih dulu ke kandangnya yang dibuat di atas, setelah burung sampai di kandang akan diiringi bunyi kentongan dari masing-masing pemilik burung.

Merpati Kolongan.

Lomba ini merupakan permainan merpati yang sedang banyak diminati oleh masyarakat. Permainan merpati kolongan ini perpaduan antara permainan merpati balap dasar dengan merpati balap tinggian.

Cara permainannya dibuat tempat bermain dengan mendirikan empat tiang ukuran rata-rata 8 x 8 meter, dan di atasnya dipasang tali keliling dan dihiasi dengan kain berwarna merah yang membentang dan di bawah dibuat patek untuk tempat joki menggeber burung.

Aturan Lomba Balap Burung Merpati Kolongan

Dalam permainan ini, yang dilombakan selain kecepatan burung juga ketangkasan burung, di mana burung harus masuk kotak tali atas (kolong) dan turun di patek/kotak bawah yang sudah ditentukan.

Jika burung tidak masuk melalui kotak yang sudah dibuat atau turun di luar patek bawah yang sudah ditentukan, maka burung dianggap kalah atau diskualifikasi.

Biasanya jarak lepas rata-rata kurang lebih satu kilometer, menyesuaikan lokasi yang ada. Burung yang bisa datang duluan menyentuh patek bawah dan masuk kolong atas ditetapkan sebagai pemenang.

Dalam setiap lomba merpati kolongan ada cara dan aturan yang ditetapkan untuk dilaksanakan dan dipatuhi bersama peserta lomba di antaranya :

  1. Merpati harus didaftarkan dengan menuliskan nama merpati, warna merpati (jantan dan betina), nama team dan joki geber.
  2. Kemudian akan dilakukan undian terbang, di mana setiap kali terbang terdiri dari 2 (dua) burung secara bergantian, dari babak penyisihan sampai dengan babak final.
  3. Burung diterbangkan dari start yang berjarak sekitar satu kilo meter dari tempat joki (kolongan), kemudian setelah sampai atas kolong, juri (wasit) akan memberikan tanda peluit untuk tanda joki bisa mulai geber.
  4. Setelah peluit ditiup oleh wasit, joki mulai geber dengan aturan geberan pertama harus di atas bahu dan tidak boleh dengan sengaja mematikan burung lawan.
  5. Burung yang pertama kali mendarat patek/kotak bawah dengan melalui kolong/kotak atas dinyatakan sebagai pemenang.
  6. Joki apabila merasa tidak puas dengan keputusan wasit bisa melakukan protes dengan membayar uang jaminan sesuai peraturan yang sudah dibuat oleh panitia, dan atas protes itu akan dibukakan hasil rekaman video dari CCTV yang sudah dipasang di sekitar kolongan.

 

Lomba Balap Burung Merpati Kolongan

Kumau Info

Blogger yang ikut meramaikan dunia maya dengan informasi dan pengetahuan berdasarkan sumber terpercaya.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *